Sifat keenam yang mesti ada pada Allah Ta’ala adlah al-Wahdaniyyah, yaitu tiada berbilang. Sifat wahdaniyyah atau ketidakberbilangan Allah ini terpilah dalam tiga bagian. Pertama, tidak berbilang dalam Dzat-Nya. Maksudnya, Dzat Allah tidak tersusun dari bagian-bagian dan tidak ada bandingan bagi Dzat-Nya. Kedua, tidak berbilang di dalam sifat-sifat-Nya. Maksudnya, Allah tidak bersifat dengan dua sifat sejenis atau lebih. Misalnya, Allah bersifat dengan dua sifat Qudrah, dua sifat Iradah atau dua sifat ‘Ilmu. Dan tidak ada makhluk yang memiliki sifat yang sama seperti sifat Allah. Ketiga, tidak berbilang di dalam perbuatan-perbuatan-Nya. Artinya, Allah-lah Yang menciptakan secara bebas segala sesuatu yang mungkin mengada, entah dzat, sifat maupun perbuatan. Allah Ta’ala berfirman, “..Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu.”(QS. Ash-Shaffat 37:96). Tidak ada sesuatu pun yang menyertai-Nya di dalam semua itu. Matahati, bulan, bintang, air, debu, udara, api dan lainnya, semuanya tidak ada yang berpengaruh terhadap lainnya. Demikian juga makanan tidak akan membuat kenyang dan pisau tidak bisa memotong tanpa kehendak Allah.

Dikutip dari Kitab Tanwirul Qulub, karya Sayyidi Syaikh Muhammad Amin al-Kurdi (qs.)

Semoga bermanfaat.

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪِ، ﺍﻟْﻔَﺎﺗِﺢِ ﻟِﻤَﺎ ﺃُﻏْﻠِﻖَ ﻭَﺍﻟْﺨَﺎﺗِﻢِ ﻟِﻤَﺎ ﺳَﺒَﻖَ، ﻧَﺎﺻِﺮِ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ، ﻭَﺍﻟْﻬَﺎﺩِﻱ ﺇِﻟَﻰ ﺻِﺮَﺍﻃِﻚَ ﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻘِﻴْﻢِ ﻭَﻋَﻠﻰَ ﺁﻟِﻪِ ﺣَﻖَّ ﻗَﺪْﺭِﻩِ ﻭَﻣِﻘْﺪَﺍﺭِﻩِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴْﻢِ

Sufi Podcast dipersembahkan kepada Anda oleh Albali Studio.
Website: https://albalistudio.com/

source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *