218. Cahaya Yang Masuk Ke Dalam Hati (3)

Est. Baca: < 1 Menit

Hikmah 218 dlm Al-Hikam:

لَا تَسْتَبْطِئْ مِنْهُ النَّوَالَ وَلَكِنِ اسْتَبْطِئْ مِنْ نَفْسِكَ وُجُوْدِ الْإِقْبَالِ.

Jangan salahkan lambatnya kedatangan karunia Allah. Namun, salahkanlah dirimu yg lambat menghadap kepada-Nya.

Janganlah menganggap Allah Ta’ala memperlambat pemberian-Nya kepadamu, tidak segera mengabulkan doa dan hajat²mu, tapi rasakan lambatnya dirimu dalam menghadap kepada Allah Ta’ala.

Syaikh Ma’ruf Al-Karkhi ra. berkata: “Mencari/berharap masuk surga tanpa amal (kebaikan), itu dosa dari beberapa dosa, mengharap syafa’at (pertolongan) tanpa melalui sebab, itu bagian dari ghurur (mengada-ada), dan mengharap rahmat tanpa ketaatan itu perbuatan bodoh dan sia².”

Syarah Syaikh Abdullah asy-Syarqawi:

Jangan salahkan lambatnya kedatangan karunia Allah berupa makrifat dan rahasia Ilahi kepadamu. Akan tetapi, salahkanlah dirimu yg lambat dalam mendatangi dan menghadap kepada-Nya dengan menghapus semua bayangan kebendaan dari cermin hatimu melalui perjuangan dan olah batin (riyadhah). Wallaahu a’lam

Share via
Copy link
Powered by Social Snap