132. Kebutuhan Hamba Terhadap Karunia Allah

Est. Baca: < 1 Menit

Hikmah 132 dlm Al-Hikam:

علم وجود الضعف منك فقلل اعدادها وعلم احتياجك الى فضله فكثرامدادها

Allah mengetahui kelemahan dirimu sehingga menyedikitkan bilangan (shalat). Dia juga mengetahui kebutuhanmu terhadap karunia-Nya sehingga melipatgandakan pahala-Nya.

Allah Ta’ala itu mengetahui kalau hamba itu butuh sekali anugerah dari-Nya, maka Allah memperbanyak asror-nya shalat, yakni Allah memperbanyak anugerah berupa ilmu dan makrifat di dalam hatinya.

Dalam kitab ini disebutkan Amdadahaa itu mempunyai dua arti:

1. Untuk orang yg bermaksud wushul kepada Allah/salik, itu bermakna Asror (yaitu anugerah ilmu makrifat).

2. Untuk orang yg tidak bermaksud wushul kepada Allah, itu bermakna tsawab (pahalanya), yakni Allah melipat gandakan pahalanya shalat, shalatmu yg lima waktu tapi diberi pahala lima puluh waktu.

Syaikh Abdullah asy-Syarqawi mensyarah:

Allah Ta’ala mengetahui kelemahanmu, wahai murid, karena kemampuan dan energi manusia tak akan sanggup menyaksikan penampakan Ilahi. Oleh karena itu, Dia mengurangi bilangan shalat dari yg sebelumnya lima puluh waktu menjadi lima waktu saja. Allah juga mengetahui rasa butuhmu kepada karunia-Nya, karena itu Dia memberikan ilmu², rahasia² (asror), dan pengetahuan-Nya ke dalam hati seseorang yg shalat. Ungkapan ini ditujukan untuk para murid.

Untuk selain murid, Allah mengetahui kelemahanmu karena kau malas dan sibuk dengan duniawi sehingga tak sanggup melakukan shalat yg banyak. Allah juga mengetahui kebutuhanmu akan karunia-Nya. Oleh karena itu, Dia memperbanyak pahala-Nya dengan memberikan sebanyak lima puluh pahala untuk shalat lima waktu. Wallaahu a’lam

Share via
Copy link
Powered by Social Snap