Sifat ketiga belas yang mesti ada pada Allah Ta’ala adalah al-kalam (berfirman). Al-kalam merupakan sifat terdahulu yang ada dengan adanya Dzat Allah Ta’ala, berkaitan dengan semua yang wajib, yang mustahil dan yang mungkin. Keberkaitannya dengan semua itu adalah ta’alluq dilalah (penunjukkan).

Kami sudah menjelaskan bahwa Allah Ta’ala berbeda dengan makhluk, dalam dzat, sifat-sifat maupun perbuatan-perbuatan-Nya. Dan sifat kalam Allah tentu berbeda dengan sifat kalam makhluk. Sifat kalam Allah tidak dengan huruf, tidak pula dengan suara. Kalam Allah tidak bermula dan tidak berakhir. Kalam Allah tidak mengenal diam, tidak pula rusak seperti bicara anak kecil atau orang yang gagu atau seperti sifat-sifat yang dimiliki oleh makhluk. Sebab, jika kalam Allah Ta’ala tidak sempurna, tentu sifat kalam-Nya baru seperti sifat-sifat kita. Padahal sebagaimana telah ditegaskan bahwa Allah Ta’ala mesti bersifat qidam (terdahulu), Dzat-Nya maupun sifat-sifat-Nya.

Dikutip dari Kitab Tanwirul Qulub, karya Sayyidi Syaikh Muhammad Amin al-Kurdi (qs.)

Semoga bermanfaat.

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺻَﻞِّ ﻋَﻠﻰَ ﺳَﻴِّﺪِﻧَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪِ، ﺍﻟْﻔَﺎﺗِﺢِ ﻟِﻤَﺎ ﺃُﻏْﻠِﻖَ ﻭَﺍﻟْﺨَﺎﺗِﻢِ ﻟِﻤَﺎ ﺳَﺒَﻖَ، ﻧَﺎﺻِﺮِ ﺍﻟْﺤَﻖِّ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ، ﻭَﺍﻟْﻬَﺎﺩِﻱ ﺇِﻟَﻰ ﺻِﺮَﺍﻃِﻚَ ﺍﻟْﻤُﺴْﺘَﻘِﻴْﻢِ ﻭَﻋَﻠﻰَ ﺁﻟِﻪِ ﺣَﻖَّ ﻗَﺪْﺭِﻩِ ﻭَﻣِﻘْﺪَﺍﺭِﻩِ ﺍﻟﻌَﻈِﻴْﻢِ

Sufi Podcast dipersembahkan kepada Anda oleh Albali Studio.
Website: https://albalistudio.com/

source

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *